in

Tanpa Agungan! BRI Salurkan KUR Kepada Pelaku Usaha! Cek Syaratnya Disini.

Mau pinjaman tanpa agunan alias pinjaman tanpa harus menyertakan jaminan untuk menambah modal usaha Anda ?

Kabar gembira bagi Anda yang tengah membutuhkan tambahan modal untuk usaha.

Satu di antara Badan Usaha Milik Negara atau BUMN di bidang perbankan, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) kini menghadirkan program pinjaman tanpa agunan alias tanpa jaminan.

Program pinjaman tanpa agunan ini adalah bagian dari layanan Kredit Usaha Rakyat atau KUR BRI di 2021.

Yang mana pengajuannya sangat mudah, lantaran bisa diakses dengan layanan secara online.

Dikutip dari laman Kontan.co.id, pinjaman online BRI untuk program KUR BRI online 2021 satu ini menyasar sedikitnya 57 juta usaha ultra mikro, yang sejauh ini menjadi satu di antara sektor usaha yang minim terhadap akses pendanaan modal.

Target tersebut dikhususkan bagi usaha ultra mikro agar bisa diberikan fasilitas pinjaman murah via layanan digital.

Juga tanpa agunan dengan hanya mengakses KUR BRI online 2021 alias pinjaman online BRI 2021 tersebut.

Syarat Pinjaman KUR BRI

Dikutip dari laman resmi KUR BRI Online 2021 , berikut urutan lengkap yang harus dipenuhi untuk syarat pinjaman KUR BRI termasuk untuk pinjaman online BRI di program KUR BRI Online 2021 tersebut:

– Individu (perorangan)

– Memiliki usaha yang telah berjalan minimal 6 (enam) bulan

– Menjalankan usahanya di salah satu platform e-commerce (misal Shopee, Tokopedia dll) dan/atau penyedia ride hailing (Gojek atau Grab)

– Tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan Kartu Kredit

– Mengelngkapi persyaratan administrasi yang berupa:

  1. Identitas berupa KTP
  2. Kartu Keluarga (KK)
  3. Surat ijin usaha (dapat berupa surat keterangan yang diterbitkan oleh e-commerce atau ride hailing)

Cara Mengajukan Pinjaman Tanpa Agunan di KUR BRI Online 2021

Pengajuan pinjaman online BRI untuk layanan pinjaman tanpa agunan bagi usaha Ultra Mikro ini dapat dilakukan melalui melalui platform kur. bri.co.id.

Proses pendaftaran dilakukan secara online di website tersebut. Setelah masuk ke halaman website, lalu pilih pinjaman E-Commerce.

Selanjutnya, kamu tinggal pilih daftar atau login terlebih dahulu dengan membuat akun di laman tersebut.

Jika sudah punya akun, maka berlanjut mengikuti prosedur yang ada guna melanjutkan pengajuan KUR BRI.

Syarat pengajuannya yakni KUR BRI ditujukan bagi individu atau perorangan.

Calon kreditur juga harus memiliki usaha yang telah berjalan minimal enam bulan. Selain itu, usaha tersebut juga harus dijalankan di salah satu platform e-commerce.

Sejumlah e-commerce yang dimaksud di antaranya Shopee, Tokopedia dan sebagainya, dan/atau penyedia ride hailing seperti Gojek atau Grab.

Calon kreditur juga dipersyaratkan tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan Kartu Kredit.

Adapun persyaratan administrasi yang dibutuhkan yakni identitas berupa KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat izin usaha.

Surat izin usaha dapat juga berupa surat keterangan yang diterbitkan oleh e-commerce atau ride hailing.

Berikut urutan lengkap untuk Cara Pinjam Uang di Bank BRI Tanpa Jaminan di KUR BRI Online 2021 tersebut:

– Kunjungi laman kur.bri.co.id

– Pilih “Ajukan Pinjaman”

– Login menggunakan alamat email dan masukkan kata sandi jika sudah memiliki akun. Namun, jika belum memiliki akun di laman tersebut bisa memilih ” Daftar”.

– Baca pernyataan yang diberikan oleh BRI dan klik “Setuju”

– Isi formulir pengajuan yang diberikan oleh BRI secara online. Di antaranya berisi tentang Profil Anda, Profil Usaha, Unggah Dokumen, dan Data Pengajuan.

Terkait hal ini, Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, saat ini memang baru sekitar 20% usaha ultra mikro yang memiliki akses pembiayaan.

“Mudah-mudahan kita bisa melayani masyarakat sebanyak mungkin dengan biaya yang semurah mungkin,” kata Sunarso, Senin 8 Februari 2021 silam.

Dia menjelaskan, usaha ultra mikro berada di bawah usaha mikro, dengan ticket size-nya di bawah Rp 10 juta. Tenor pinjaman bisa lebih pendek, karena banyak dari pelaku usaha ultra mikro kebutuhan pinjamannya harian. BRI menyasar usaha mikro karena bagian dari strategi BRI untuk menumbuhkan sumber-sumber pertumbuhan baru.

Selain itu, BRI juga mendorong nasabah mikro dan kecil untuk naik kelas.

Menurut Sunarso, selama ini sekitar 5 juta pengusaha ultra mikro mencari sumber pendanaan dari loan shark atau rentenir dengan bunga tinggi, 7 juta dari kerabat, dan 18 juta lagi masih bingung harus kemana mencari pinjaman.

“Kita mencari sasaran yang lebih kecil, tapi jumlahnya banyak,”

“Prosesnya memang harus digital, pelayanan melalui platform digital supaya cepat,” ujar Sunarso.

Tahun 2021, BRI optimistis kredit mampu tumbuh di atas rata-rata industri nasional, dengan faktor pendukungnya loan to deposit ratio (LDR) yang terjaga di level 83,70 persen dibarengi perbaikan daya beli masyarakat dan konsumsi rumah tangga.

“2021 kita cukup optimistis dan confidence, tentunya kita fokus ke pertumbuhan mikro.

Loan growth 2021 kita set di kisaran 6 persen-7%. LDR-nya di kisaran 85 persen dan untuk NIM kita jaga kisaran 6,3%,” tutur Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno.

Sebagai informasi, kredit yang disalurkan BRI hingga Desember 2020 mencapai Rp 938,37 triliun atau tumbuh 3,89% year on year.

Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit nasional yang diperkirakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di kisaran minus 1% hingga 2%

Sumber : Tribunnews.com

Written by admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

An expert interview about photography tips

Fintech Syariah! Solusi Keuangan Tanpa Riba