in ,

Tips Membedakan Robot Trading Legal Dan Ilegal! Begini Tipnya

Belakangan sedang ramai dibicarakan soal trading dikalangan masyarakat. Tak jarang juga banyak tawaran investasi layanan robot trading abal-abal.

Robot trading yang dipasarkan banyak mengkibatkan kerugian bagi investornya. Hal tersebut desebabkan minimnya pengetahuan dan peraturan yang mengatur robot trading.

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) selama bulan Agustus 2021, telah memblokir 249 domain situs web entitas di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK) yang tidak memiliki perizinan dari Bappebti. Mayoritas website yang diblokir merupakan penyedia layanan robot trading.

Pengamat dan Praktisi Investasi Desmond Wira mengatakan, secara regulasi, Bappebti memang belum memiliki peraturan yang mengatur tentang robot trading di bursa berjangka. Sementara di luar negeri pun, robot trading bebas penggunaannya dan tidak ada aturan yang mengikat.

Jika dilihat dari sisi keamanan, Desmond menyebut robot trading di semua instrumen trading, baik di saham, forex, emas, atau kripto memiliki fungsi yang sama, yakni membantu keputusan trading.

Dengan menggunakan robot trading, investor akan mengotomatisasi kegiatan trading sehingga tidak perlu melakukan trading secara manual lagi.

BACA JUGA : Lapas Pati Bekerja Sama Dengan LBH Rumah Setara Gelar Penyuluhan Hukum Bagi Tahanan

“Manfaat lain menggunakan robot adalah mengurangi keterlibatan emosi dalam trading. Sekaligus bisa memaksimalkan entry dan exit karena trading forex bisa 24 jam sedangkan jika trading manual jauh lebih terbatas waktunya,” kata Desmond, Jumat (22/10/2021).

Walau menggunakan robot trading, Desmond mengingatkan investor tetap akan memiliki risiko merugi karena pada dasarnya trading itu kegiatan berisiko, apalagi di pasar forex, emas dan kripto.

Bahkan jika robot trading-nya tidak berkualitas dan menggunakan strategi trading yang berbahaya seperti martingale (strategi averaging secara terus menerus saat rugi) juga bisa menyebabkan margin call, artinya uang habis.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk membeli dan menggunakan teknologi pembantu robot trading dihimbau untuk membveli secara real dan tidak dengan kualitas dan harga yang seadanya.

Robot trading sekarang sedang marak dijual belikan secara bebas di Indonesia. Padahal masih belum dilakukan uji kelayakan dan uji materi untuk penggunaannya yang akan membuat trader akan mengalami kerugian.

BACA JUGA : Fintech Syariah! Solusi Keuangan Tanpa Riba

Cara membedakan robot trading legal dan ilegal secara mudah yaitu dengan adanya file atau software yang diberikan oleh perusahaan pengembang. Untuk robot trading Legal ada file dan software mentah yang dibrikan oleh perusahaan pengembang, mampu diterapkan pada kebanyakan broker.

Sedangkan untuk robot trading ilegal, tidak ada file atau software dari perusahaan pengembang dan tidak dapat digunakan untuk semua broker (hanya broker tertentu saja).

tim redaksi

Written by admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

What wikipedia can't tell you about business administrations

14 facts about travel packages that will impress your friends